Selasa, 24 Juli 2018

Published Juli 24, 2018 by with 0 comment

10 Trik Desainer Grafis Pemula untuk Menghadapi Klien Pertama

Hal pertama akan menjadi sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya. Maka para desainer, dituntut untuk mengeluarkan jurus-jurusnya untuk menaklukan si klien, sehingga klien tidak kabur begitu saja.

Yuk, gais mari kita bahas satu per satu yah...

Pertama : Menyiapkan Portofolio.
Portofolio ibarat senjata yang digunakan saat perang. Alat dapur itu senjata perangnya para koki. Pistol itu senjata alat perangnya tentara. Dan juga portofolio yang bagus itu merupakan senjata yang ampuh digunakan oleh para desainer atau pelaku seni lainnya.

Kapan-kapan nanti kita bahas juga tentang portofolio lebih detail ya gais. Kali ini kita hanya sedikit saja sampaikan bahwa portofolio adalah modal awal yang harus dimiliki oleh para desainer agar klien percaya sehingga memutuskan dengan cepat membeli jasa desain kita yah.

Saat klien menanyakan portofolio, maka kita cukup bagikan saja link portofolio kita kepada klien. Baik berupa blog, instagram, dribbble, behance ataupun pinterest. Jadi, lebih menghemat paket data dan waktu.

Kedua : Menyiapkan Tarif Jasa Desain.
Ibarat kita mau makan di restoran yang mewah kemudian oleh pramusaji hanya diberikan menu tanpa harga makanannya. Kita pasti akan bertanya-tanya menu foto makanannya membuat semakin lapar sih tapi kok nggak ada harganya? Jangan-jangan ini mahal?

Menu foto tersebut itu kita anggap portofolio ya gais, kemudian tarif jasa desain itu adalah daftar harga dari menu makanan tersebut.



Sehingga tak kalah pentingnya dengan portofolio pada poin pertama tadi maka teman-teman diharapkan sudah menyiapkan daftar harga desainnya juga. Tak gelagapan saat klien menanyakan harga logo, banner dan kartu nama secara bersamaan. Diharapkan teman-teman sudah memiliki detail yah. Baik harganya, waktu pengerjaan dan banyaknya revisi yang diberikan kepada klien.
Biarkan klien memikirkan dan memutuskan dengan baik, paket jasa desain yang mana mereka akan pilih.

Ketiga : Berkomunikasi dengan Adab.
Komunikasi yang baik sangat penting sekali guna memulai suatu interaksi. Biasakan awali dengan salam, lihat siapa yang diajak komunikasi, gunakan tingkat bahasa yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Karena terkadang latar pendidikan bisa mempengaruhi caranya berkomunikasi.

Percakapan seorang CEO dengan pengusaha pemula di UMKM akan sangat berbeda. Gunakan bahasa yang mudah mengerti. Tak perlu teoritik tapi maknanya sama dan mudah dicerna dengan baik.

Keempat : Memberikan Diskon atau Bonus Desain.Ada hungungannya dengan poin nomor dua tadi. Klien akan lebih tertarik misal ada potongan harga atau dikasih bonusan desain. Siapa sih yang nggak mau? Iyah nggak? Maka sering-seringlah kasih dua hal tersebut sehingga klien menjadi loyal terhadap karya kita.



Biasanya kalau klien sudah nyaman dengan kita, maka dengan mudahnya kita memberikan bonus desain. Tapi jika klien banyak nawar, minta banyak revisi, pesannya sedikit maka hal ini dapat mempengaruhi juga apakah desainer akan loyal kepada klien tersebut?

Kelima : Berdoa dan berserah diri.Setiap pekerjaan atau usaha maka imbangilah dengan berdoa. Karena Allah-lah yang memberikan rizki kepada kita. Setiap rizki yang didapatkan maka itulah rizki terbaik kita. Setiap usaha yang dilakukan maka serahkanlah agar bisa dibalas yang terbaik oleh Allah subhanahu wa taala.

Keenam :


Ketujuh :


Semoga hal ini dapat memberikan gambaran kepada temen-teman untuk terus belajar dan berkembang menjadi desainer yang disegani. Terus belajar, memperbaiki skill dan potensi diri. Semangart terus untuk teman-teman desainer grafis.
Read More
      edit